Tampilkan postingan dengan label Info Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 April 2013

11 Stadion termegah di Dunia

11. GBK Jakarta







 

10. Estadio Azteca, Mexico City, Mexico



9. Nou Camp, Barcelona, Spanyol




Lapangan ini berdiri pada 1957 dengan menghabiskan dana US$3 juta. Nou Camp adalah lapangan sepakbola terbesar di Eropa, dengan kapasitas 120.000 penonton dan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia 1982.


8. Old Trafford, Manchester, Inggris




Ini adalah salah satu stadion yang tak pernah luput dari huru-hara. Oleh sebab itu, jangan heran bila pada hari H pertandingan, aparat polisi mengelilingi seluruh penjuru stadion ini. Maklum saja, dari 68.000 tempat duduk yang tersedia, hanya 3.000 kursi yang disediakan untuk supporter lawan.


7. Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol





Real Madrid adalah satu dari kesebelasan sepakbola tertua di Eropa. Walau sudah terbentuk sejak 1902, tapi Real Madrid belum memiliki "kandang" sendiri sampai akhirnya lahir Stadion Chamartin 1924. Sayang, Chamartin hancur akibat perang sipil Spanyol, dan pemerintah setempat kemudian mendirikan Santiago Bernabeu di atas tanah tersebut pada 1947. Stadion ini menjadi tempat diselenggarakannya final Piala Dunia 1982.


6. Louis II, Monte Carlo, Monaco





5. Maracana, Rio De Janeiro, Brazil




Semua orang Brazil nampaknya menyukai sepakbola. Tak heran bila parlemen setempat membuat stadion ini dengan kapasitas 125.000 kursi. Sayang, tempat itupun nampaknya masih harus diperluas. Stadion yang sengaja dibangun untuk kepentingan Piala Dunia 1950 ini, kewalahan menampung 200.000 fans dua kesebelasan yang bertanding pada Piala Dunia 1950 di sana.


4. San Siro, Milan, Italia



Di Italia, orang tak bisa memisahkan San Siro dari sepakbola. Rumah kesebelasan Inter Milan dan AC Milan ini, adalah satu dari sedikit tempat di Italia untuk olahraga. Stadion ini memiliki kapasitas 80.000 kursi dengan penataan cahaya yang luar biasa cantiknya.


3. Stadio Olimpico, Rome, Italia





Italia sudah 2 kali menjadi penyelenggara Piala Dunia. Pertama, tahun 1934, Piala Dunia diselenggarakan di Stadio Del PFN, dan yang kedua, yakni final Piala Dunia 1990 di stadion ini. Stadion ini juga menjadi saksi sejarah gagalnya kesebelasan AS Roma meraih gengsi melalui finalti melawan Liverpool pada 1984.

2. Azadi, Tehran, Iran





Dari namanya, Anda mungkin mengira Iran bukan tempat yang ideal untuk berbulan madu, padahal negara ini memiliki banyak tempat yang indah, termasuk stadion yang mampu menampung 100.000 penonton. Stadion ini pernah digunakan untuk Asian Games 1974.


1. International Stadium Yokohama, Yokohama, Jepang



Tahun 2002 menjadi sejarah karena Piala Dunia, untuk pertamakalinya dilangsungkan di Asia, dan diselenggarakan oleh 2 negara Asia sekaligus. Stadion yang dibangun dengan biaya 60 milar Yen ini mampu menampung 70.000 penonton.

Sabtu, 16 Februari 2013

7 Cedera Paling Aneh di Dunia


Berbicara seputar cedera rasanya tak bisa dipisahkan dari aktifitas sepakbola. Jika diumpamakan, cedera itu bagaikan parcel yang bisa dialami oleh siapa saja, tanpa mengenal tempat dan waktu. Sejumlah pemain boleh jadi harus menderita berkepanjangan, bahkan sudah banyak pemain top dunia terancam karirnya akibat cedera yang begitu serius. Tapi terkadang untuk memulihkan cedera itu ternyata cukup hanya dengan menyemprotkan obat penghilang rasa sakit saja. Meski cedera itu sudah menjadi bagian dari aktifitas di lapangan hijau, namun Anda tak boleh lupakan ancaman cedera itu ternyata juga bisa mengintai dari luar lapangan. Hal itu telah dialami oleh gelandang Valencia Ever Banega belum lama ini. Nah, dalam laporan Spesial kali ini, merangkum sepuluh cedera aneh yang pernah dialami para pemain top dunia. Siapakah saja mereka?

1. Ever Banega - Mobil (2012)

Pada leg kedua semi-final Copa del Rey antara Valencia  dan Barcelona pada awal Februari silam, Banega sempat menuai pujian dari pelatih Pep Guardiola. Tapi pujian itu tak bisa berlanjut. Banega ternyata tak bisa tampil lagi ketika los Che harus melakoni laga tandang ke Camp Nou pada lanjutan kompetisi La Liga Spanyol. Banega telah cedera. Namun cedera itu didapatnya bukan karena beraksi di lapangan hijau. Melainkan, bagian tibia dan fibula pada kaki kirinya telah mengalami patah akibat terlindas mobilnya sendiri. Cedera tersebut terjadi saat Banega hendak mengisi bensin di pom bensin. Saat keluar mobil, ia lupa mengangkat rem tangan. Alhasil, mobil  tersebut bergerak mundur dan membuat Banega meringis kesakitan. Gara-gara insiden itu, ia harus naik meja operasi. Diperkirakan, pemulihan cederanya bisa memakan waktu hingga enam bulan.


2. David Batty - Sepeda Roda Tiga (1990-an)

Cedera yang dialami oleh Banega mungkin akan membuat Anda meringis mendengarkannya. Tetapi bagaimana dengan cedera David Batty? Cedera yang dialami oleh mantan pemain Leeds United, Blackburn dan Newcastle ini, tanpa mengurangi rasa hormat, memang terasa menggelikan. Saat itu, Batty tengah berada di rumah menjalani proses pemulihan cedera ligamen engkel. Ketika berada di rumah, Batty ditemani oleh putrinya yang baru berusia dua tahun. Anak kesayangannya itu bermain sepeda roda tiga. Nah saat asik bermain, tiba-tiba saja sepeda yang dikendarai oleh bocah itu menggilas cedera sang gelandang. Akibat insiden itu, Batty ternyata harus menjalani proses pemulihan lebih lama. Sementara performanya yang dikenal sebagai pemain tangguh di lapangan hijau tak lagi bisa kembali.


3. Seaman & James - Remote Control


Jangan pernah abaikan peralatan tak berbahaya! Peringatan ini ternyata cukup berharga buat David James dan David Seamen. Gara-gara remote control televisi, keduanya harus mengalami cedera dalam waktu yang terpisah. David James telah mengalami cedera ketika berupaya menangkap remote control yang dilemparkan seseorang kepadanya. Akibat insiden itu, James mengalami cedera di otot punggung. Hal yang sama juga dialami oleh Seaman ketika berupaya mengambil remote control. Insiden itu membuatnya mengalami cedera di bagian lutut.


4. Santiago Canizares & Dave Beasant - Botol


Bisa jadi kebanyakan kiper mengalami cederanya di luar lapangan. Itulah yang dialami oleh Santiago Canizares dan Dave Beasant. Canizares, empat kali pemegang gelar kiper terbaik di La Liga Spanyol, urung tampil di Piala Dunia 2002 dengan Spanyol hanya gara-gara botol. Insiden itu terjadi ketika kaki Canizares menginjak pecahan botol krim cukur beberapa pekan jelang dimulainya Piala Dunia di Jepang/Korea. Akibatnya, Canizares mengalami luka di bagian ibu jari kakinya. Sedangkan Beasant, kiper pertama yang menyelamatkan penalti di final Piala FA, juga mengalami luka pada kaki. Cedera itu terjadi setelah tergelincir usai menginjak botol krim salad.


5. David Beckham - Sepatu Terbang (2003)

Boleh jadi jutaan fans sepakbola perempuan pernah menjerit histeris ketika mereka mengetahui wajah David Beckham telah terluka akibat sepatu terbang. Insiden itu terjadi di ruang kamar ganti pemain saat Manchester United melawan Arsenal di Piala FA. Pelatih Sir Alex Ferguson merasa geram hingga akhirnya menendang sepatu yang kemudian mengenai pelipis kiri Beckham. Insiden itu berujung dengan mentalnya Beckham dari Old Trafford.


6. Ivano Bonetti - Piring (1996)

Ivano Bonetti, gelandang yang pernah menghabiskan waktunya bersama Juventus di era 1980-an dan Sampdoria pada awal 1990-an, mungkin tak pernah menyangka akan mengalami cedera di tulang pipi jika ia tidak pergi makan malam ke restoran. Cedera itu berawal ketika ia mencoba masakan Inggris pada musim pertamanya di Inggris bersama klub Grimsby Town. Suasana yang tadinya baik-baik saja berubah dalam sekejap ketika pelatih Brian Laws marah besar menyusul kekakalahan dari Luton Town. Kemarahan itu kemudian membuat sang pelatih melempar piring yang berisi sayap ayam. Lemparan itu mengenai Bonetti dan membuat tulang pipinya mengalami kerusakan.


7. Jari Litmanen - Tutup Soda (2006)

Kemampuan Jari Litmanen mungkin tidak bisa dipandang sebelah mata. Tapi pemain tim nasional Finlandia ini ternyata tidak pernah meraih puncak karir terbaiknya di level individu. Salah satu penyebabnya adalah deretan cedera yang kurang beruntung membekapnya. Litmanen pada suatu ketika harus mengalami cedera ketika tutup botol minuman bersoda mengenai matanya. Insiden itu terjadi ketika ia berdiri disamping direktur olahraga di Malmo yang tengah membuka sebuah minuman bersoda. Insiden lainnya lagi adalah ketika Litmanen dipukul bagian belakang kepalanya dari jarak dekat oleh mantan kiper cadangan Fulham Ricardo Batista saat melakukan sesi latihan.

Postingan Lama Beranda